Cegah Politik Uang Bawaslu Parigi Moutong Gandeng Tokoh Masyarakat Jelang Pemilu Mendatang
|
PARIGI MOUTONG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) gelar diskusi konsolidasi demokrasi bersama tokoh masyarakat di kantor Bawaslu Parimo, Senin, 8/5/2026. Pembahasan kali ini fokus pada maraknya politik uang di masyarakat pada setiap penyelenggaraan pemilu dan antisipasinya jelang Pemilu mendatang.
Anggota Bawaslu Parimo, Herman Saputra, tegaskan dalam setiap penyelenggaraan Pemilu salah satu titik rawan adalah politik uang, olehnya, pendidikan politik bagi seluruh pihak masyarakat menjadi sangat penting.
"Kami punya wewenang mengawasi dan menindak. Tapi demokrasi yang sehat butuh kesadaran kolektif". Ujar Herman saat membuka diskusi. Ia juga mengingatkan ancaman sanksi pidana Pemilu bagi pelaku politik uang, baik pemberi maupun penerima uang.
Menurut Tokoh Masyarakat Kecamatan Tinombo, Nasir Sulaeman, yang akrab disapa Aba itu, sebagian besar masyarakat akan menerima uang pemberian dari para Caleg atau tim kampanye karena bagi mereka jika bukan sekarang mengambilnya kapan lagi. Sebab, tidak ada jaminan bagi sebagian besar masyarakat ketika para caleg terpilih jadi anggota legislatif akan membantu mereka.
"dia juga menjelaskan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat menjadi faktor utama terjadinya politik uang disetiap musim kampanye pemilu". Tegas Aba.
Diskusi ditutup dengan deklarasi bersama Baik Bawaslu maupun tokoh masyarakat sepakat bahwa pendidikan politik sangat penting. untuk itu, sosialisasi tolak politik uang kepada masyarakat perlu digecarkan guna terciptanya pemilu bermartabat dan berkualitas sehingga melahirkan pemimpin yang amanah dan berintegritas.